Astra Memiliki komitmen untuk Bertindak dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional

PT Astra International Tbk rayakan ulang th. ke-60 di Medan. Dalam moment ini, Astra menyebutkan komitmennya untuk lebih bertindak dalam pembangunan infrastruktur nasional, terutama di Sumatera Utara.

Direktur PT Astra Internasional Tbk Suparno Jasmin menyebutkan terima kasih atas peluang serta kesempatan yang didapatkan Pemprov Sumut. Menurut dia, pengembangan infrastruktur di Sumut begitu mungkin.

” PT Astra terbuka, kami juga akan mengevaluasi di mana dapat berperan serta, ” ucap Suparno, Jumat, (22/9/2017).

Disamping itu, Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi dalam sambutannya menginginkan di usianya yang ke 60 th. ini, Astra makin baik dalam melayani orang-orang serta membanjiri kerja-kerjanya dengan program-program pertolongan pada orang-orang lewat CSR-nya.

” Di umurnya yang ke 60 ini, PT Astra tentunya makin maju. Kontribusinya makin besar juga untuk pembangunan serta orang-orang Sumut, ” pungkas Erry.

Dalam ulang th. ke-60 ini, Astra mengadakan beragam aktivitas, salah satunya peluncuran buku manajemen kontemporer di PT Astra sepanjang 60 th.. Buku ini diinginkan bisa berikan faedah untuk semua pebisnis, insan akademisi maupun beberapa profesional yang menginginkan ketahui praktik kontenporer manajemen.

Diluar itu, Astra juga mengadakan beragam CSR seperti pendidikan sampai kampanye keselamatan jalan raya.

” Astra banyak juga lakukan CSR-CSR. Hingga hari ini ada 200 lebih anak perusahaan PT Astra. Mempunyai lebih dari 200. 000 karyawan serta miliki sembilan yayasan, ” ungkap Suparno.

Ini Panduan Untuk UKM untuk Peroleh Pembiayaan dari Astra Partner Ventura

Anak usaha group Astra di bagian pembiayaan PT Astra Partner Ventura sudah membiayai 400 UKM di Indonesia. Mengenai keseluruhan nilai pembiayaan menjangkau Rp 800 miliar.

Tetapi, bagaimana UKM dapat memperoleh memperoleh pembiayaan serta pendampingan dari Astra Partner Ventura?

Presiden Direktur PT Astra Partner Ventura, Jefri R Sirait menyebutkan, tidak kriteria sekalipun untuk mendapatakan pembiayaan serta pendampingan dari perusahaan.

Dalam hal semacam ini, pembiayaan juga akan diberi sesudah usaha UKM sudah jalan. Tetapi tidak tutup peluang juga UKM baru bisa memperoleh pembiayaan.

Menurutnya, perusahaan juga akan lihat usaha dari UKM tersebut apakah menarik atau tidak. Bila menarik jadi peluang besar perusahaan juga akan membiayai UKM itu.

” Jadi mesti diliat menarik atau tidak. Menarik pasti saya juga akan lihat pada sekarang ini industrinya seperti apa. Lalu diliat kekuatan pemiliknya, seperti kekuatan melakukan bisnis, ” tutur Jefri waktu didapati di pabrik PT Rekadaya Kreasi Indonesia, Cileungsi, Selasa (5/9/2017).

Diluar itu, jelas Jefri, dalam hal semacam ini usaha UKM yang digerakkan mesti terkait dari usaha usaha group Astra.

Sekarang ini, Astra memiliki tujuh bidang usaha yaitu otomotif, layanan keuangan, alat berat serta pertambangan, agribisnis, infrastruktur serta logistik, tehnologi info, info.

” Ya mesti related (terkait) dengan usaha group Astra. Jadi usaha mesti konsentrasi tidak semuanya multi. Jadi Astra konsentrasi di tujuh bidang ini, ” terang dia.

Dalam hal semacam ini, lebih Jefri, perusahaan bukan sekedar memberi pembiayaan, namun juga memberi pendampingan berbentuk beberapa kursus.

” Kami tidak jual rate, kami lakukan pendampingan. Ini adalah jalan keluar untuk UMKM, ” pungkas dia.