95 Jabatan `Tak Bertuan`

Rolling step III di lingkungan Pemprov Sulut, tempo hari (20/1), belum jadi berita senang untuk 95 petinggi. Pasalnya, dari 520 jabatan sisa yang dijanjikan dilantik di Tubuh Diklat (Bandiklat) Propinsi, tempo hari, nyatanya cuma 425. Masihlah ada 95 jabatan yang batal diumumkan.

Tidak ayal, beberapa puluh PNS pemprov bimbang. Nasib mereka masihlah menggantung. Terlebih bekas petinggi eselon IV yang tersisa. Lantaran mereka bakal berkompetisi dengan 16 bekas petinggi eselon III yang perlu ikhlas turun jabatan. Hal semacam itu juga mematahkan harapan beberapa PNS tersisa yang punya mimpi untuk promosi.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan terlebih dulu di Kompleks Kantor Pertanian Kalasey, lantaran pemprov konsentrasi dalam bagian pertanian. Sesaat pelantikan tempo hari di Bandiklat, Aermadidi, Minut, memiliki pesan supaya petinggi selalu mengupdate serta upgrade kwalitas, dan kemampuan dalam penambahan sumber daya manusia.

“Pegawai mesti tancap gas sesudah dilantik. Tiap-tiap petinggi mesti melakukan pekerjaan sesuai sama tupoksi masing masing. Pak Gubernur menyampaikan, bila mobil hingga gigi lima, kita mesti hingga gigi tujuh, ” katanya.

Lanjut Kandouw, dengan terbentuknya OPD baru, semuanya mesti bekerja maksimal serta pararel dengan pengawasan. Sesudah dilantik, mesti selekasnya selenggarakan rapat internal untuk mengoptimalkan pekerjaan.

“Tidak ada saat lagi berleha-leha. Semuanya mesti konsentrasi dalam pekerjaannya untuk lancarnya pemerintahan di Sulut, ” tegas bekas Ketua DPRD Sulut itu.

Menurutnya, hingga sekarang ini, OPD baru telah teratur hingga 95 %. “Posisi yang belum terang saat ini semuanya telah terang. Gw minta semuanya PNS di lingkup Pemprov Sulut untuk menyokong program pemerintahan OD-SK untuk menyejahterahkan orang-orang, ” imbaunya.

Disamping itu, Kepala Tubuh Kepegawaian Daerah (BKD) Femmy Suluh menerangkan, 99 % jabatan pada tataran eselon III sudah terisi. Yang tersisa tinggal empat jabatan di Dinas Kependudukan serta Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Sesaat di tataran eselon IV, masihlah tersisa sekira 70-an jabatan. “Tapi sebaiknya janganlah dahulu di sampaikan agar mereka sedikit mengharapkan, ” pintanya.

Dilanjutkan, jabatan telah ada yang bakal isi. Cuma saja, diakunya, tengah diambil yang paling cocok untuk tempati satu jabatan. “Secepatnya dikerjakan. Minggu depan pelantikan kelanjutan, ” jelasnya.

Tetapi, saat disinggung ada sebagian petinggi dari kabupaten/kota yang dilantik tanpa ada lewat sistem assessment. Suluh mengungkap, data assessment dari daerah bisa dipakai di propinsi.

Terkecuali pelantikan petinggi eselon III serta IV, ikut juga dikerjakan pelantikan susulan Direktur Keuangan PT Bangun Sulut Hebat (MSH) James Sela. Yang pada pelantikan di Kolongan lantas, tidak pernah ada.

Di ketahui, pelantikan ini dikerjakan berdasar pada Surat Ketentuan (SK) Gubernur Sulut No 821. 2/BKD/SK/08/2017 tertanggal 19 Januari 2017 mengenai Pengukuhan serta Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Jabatan Administrator, untuk eselon III. Dan SK Gubernur No 821. 2/BKD/SK/06/09/2017 mengenai Pengukuhan serta Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Jabatan Pengawas, untuk eselon IV.